Tampilkan postingan dengan label balada ranting kecil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label balada ranting kecil. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Agustus 2011

Merelakan bulan

Perlahan, kehidupan ranting telah lepas dari sepotong bulan itu.
Ranting berhasil melepaskan ketergantungannya terhadap bulan. Melupakan keindahannya, merelakan luka yang mewarnai hari-harinya.
'o rembulan,,,
terimakasih telah menemani malam-malamku,
meski tak mampu ku merengkuhmu,
menggenggam tanganmu,
ku dapatkan tangan Nya,
yang lebih mendamaikan jiwa.
Aku sadar bahwa Dia menempatkanmu di angkasa, dan diriku,
hanya sepotong ranting yang tertancap di bumi.
Lihatlah kau dari atas sana, saat malammu datang,
aku dapat hidup bersama kunang-kunang, bersama wewangian bunga, bersama hembusan angin,
dan pagi kan ku dapatkan dengan embun yang begitu menyegarkan. Begitu bersahaja menyapa bumi.'

Selasa, 26 April 2011

Benang kusut :-)

Seperti mencari jarum dalam jerami
bahkan belum tahu rupa jarumnya.
Harus bagaimana lagi cara dan usaha untuk menemukannya.
Ketakberdayaan dan kebodohan membuatnya menjadi semakin sulit.

Kamis, 03 Maret 2011

Senja

Senja
Mengapa saat senja datang
Selalu resah menyambangi jiwa
Warna jingga itu menusuk hati
Mengiris serpihan asa
Akankah aku hidup
esok
Menemui senja ini
Lagi

Selasa, 21 September 2010

kehilangan

Terduduk di dahan pohon
begitu rindang ,
sejuk..
Tampak air menetes darinya
setitik demi setitik,,..
dan semakin deras
tampak mengalir ...
Bukan dari hujan yang turun dari langit
Tapi dari sepotong ranting kecil
yang rapuh dalam pohon yang kokoh

Sabtu, 21 Agustus 2010

Bapak

Rindu ini tak mengurangi keikhlasanku
tiada penyesalan menyertai
Rindu ini menyertakan doa untukmu
menyampaikan rasa terimakasihmu
Rindu ini menghantarkan maafku
meski tak banyak waktumu bersama ku
bersama kami,
tapi bahagia kami, karena deritamu juga.

Bapak...
Kami selalu merindukanmu.

Kamis, 15 Oktober 2009

Untuk Perempuan Terhebat Dalam Hidup

Terlahir dengan sebuah tanggung jawab sebagai sulung perempuan dengan 3 adik. Masa remajanya dihabiskan untuk merawat adik-adiknya sebagai ganti dari ibu yang telah berpulang. saat remajanya di abdikan untuk ayahnya,dan menyusul kepada pernikahan. tak lama menikah, kembali dia menerima kepastian Tuhan...sebagai single parents,mengasuh 3 anak yang masih begitu kecil adalah bukan hal yang mudah untuk dilalui sendiri. Tapi dia begitu kokoh menerjang badai dan gelombang hidup,walau dengan selalu mengguncang hatinya. Hingga sang 3 anak telah dewasa, badai dan gelombang itu tak berhenti,entah sampai kapan badai gelombang reda,untuk mendamaikan hatinya. Berharap saat itu bukan suatu keterlambatan,..Tuhan, engkau Maha pengasih,begitu besar perhatianmu untuknya sehingga Engkau tak rela melepasnya sekejap waktupun. Aku mohon izinkan aku untuk dapat menjaganya,menjaga hatinya,menjaga namanya, menjaga senyumnya..

Senin, 01 Juni 2009

Ranting atau Dahan

Ranting kecil
atau dahan flora
Ah..
sama saja
Hanya perbedaan kata,
pengucapan,
dan beda huruf saja
Sebenarnya keduanya adalah satu
satu jiwa,
tubuh..,
dan rupa
Keduanya adalah bahasa indah
untuk mengungkapkan bahasa tangkai pohon
yang rapuh
yang bisa terkulai dan jatuh
Kraaakk...
patah, lepas dari induknya
di tanah, diinjak
atau dibakar
Abu ..
itulah akhir kisah ranting
menjadi onggok abu di sudut
tungku.

Mimpi

Mimpi..
Kata orang mimpi itu adalah bunga tidur
Sebagian orang lagi menyatakan bahwa mimpi itu perlu
dimiliki,
Mimpilah yang membuat hidup ini nyata
Mimpi juga yang membuat orang bersemangat
untuk mewujudkannya
meraihnya, dan
membuatnya jadi sebuah kenyataan hidup
Mimpi yang menunjukkan keinginan seseorang
Mimpilah yang mengobarkan hati manusia
Apapun itu mimpi...
Akupun punya impian yang ingin diwujudkan
impian itu tak pernah hadir dalam tidur
namun selalu tersimpan dalam pikiran
membakar hati
Banyak orang mengejar mimpi dan impiannya
masing-masing
Televisi, buku, koran dan banyak media lain
menggambarkan cara meraih impian
Tapi kenapa?...
aku masih terduduk di sini
.............???????
Bangkitlah...
!!!!!!!!!!!!!!.........

Air Matamu

Menangislah langitku,
jika itu bisa mencerahkanmu
Basahi bumi ini dengan air matamu
sampai kau puas,
tapi jangan kau hanyutkan kami karenanya
Bersahabatlah dengan tanahku, agar dia mau
menyerap air matamu
mengalirkannya ke laut
Bertemanlah dengan lautku, agar dia mau menjadi bejana
menampung curahan air matamu

Kamis, 29 Januari 2009

So Tired

Terpuruk
satu kata yang begitu menyedihkan
karena harapan yang masih menggantung
hati dan pikiran pun berkelana
gundah gulana
resah gelisah
karena asa yang tak begitu nyata

Terburuk
pernah kualami lembaran-lembaran terburuk
hidupku
bukan sekali maupun dua
berulng kali
tapi selalu saja sama terasa di hati
so tired
so sad

Puanasss

Wow...
Phfuh...!
Rupanya ranting kecil pun bisa kepanasan
Tentu saja
Karena dia belum memiliki daun hijau
yang bisa meyerap sinar matahari
untuk membuat makanannya
Dia berlindung diantara dedaunan pohon
tempat dia bernaung
Tetap saja terasa panas
Panas matahari itu menguapkan
titik-titik air dari pori-pori ranting kecil
Hingga kulitnya menjadi kering dan
keriput

Menggapai Matahari

"Pagi masih buta, aku belum bisa
melihat matahari.
Matahari ...
dari mataku kau sungguh perkasa
sungguh indah
begitu cemerlang
sinarmu menghangatkan seluruh makhluk
di muka bumi
Matahari ...
apa sih yang membuatmu begitu terang ?
aku ingin menggapai dirimu
kenapa kau begitu jauh?
Bisakah sepotong ranting kecil seperti aku
menggapai matahari
dan menebarkan keindahan di alam ini?"

Darimu

Ranting kecil
satu pemaknaan terindah
terhadap sebuah nama
Ranting kecil
sering dihadirkan dengan sepotong
bulan berbentuk sabit
Ranting kecil
yang menggambarkan sebuah kesendirian,
kerapuhan, atau kesemarakkan...
Ranting kecil
bisa menjadi penghias di sudut rumah
menebar keindahan
Ranting kecil
bisa menjadi duri dalam jalan
yang kelam
Ranting kecil
menyimpan berbagai misteri
Pemaknaan darimu
tetap menjadi satu terindah
darimu.....untukku
2003, Januari 26, sunday...
'Met Ultah'
"moga menjadi 'Ranting kecil'
Menebar keindahan
Menggapai Matahari"


thank you .....

Rabu, 28 Januari 2009

Tahun ini ....

26 Januari tahun 2009, adalah hari perayaan imlek tahun kerbau menurut kepercayaan kaum China.
26 Januari tahun 2009, terjadi gerhana matahari cincin di Indonesia, di beberapa kota hanya bisa melihat dalam bentuk sabit. that's wonderfull !!... dan hanya akan terjadi 30 tahun mendatang.
26 januari, ......

Jumat, 14 November 2008

hope..

sekali ini
ranting kecil memiliki satu harapan
bahwa hujan ini bisa menumbuhkan
daun-daun hijaunya yang sudah lama ia rindukan
agar dirinya bisa menahan terpaan angin di kulitnya
agar dirinya terlindung dari sengatan matahari
agar dirinya merasa hangat di saat hujan turun
berharap daun itu bisa menambah keindahannya
wuiiih .... rupanya !!!...
si ranting kecil pun masih punya harapan
SEMANGATT !!!!
Bertahann ...!

Kamis, 23 Oktober 2008

saat hujan

Sepotong ranting kecil berdiri lemah di ujung dahan
Angin menerpa lembut
Ranting merasakan sentuhannya dengan meringis
Lama ranting merasakan dinginnya angin
Sampai akhirnya hujan mambasahi dirinya
"Belumlah hangat tubuhku, engkau malah menghujaniku"
Ranting tetap berdiri di ujung dahan
Hujan telah berhenti
Tapi ranting tetap kedinginan
dirinya masih basah....

Senin, 07 Juli 2008

ranting kecil 3

tak ada selembar daun yang dapat menepis angin,
mengurangi dinginnya aliran udara itu.
inginkan hari segera terang,
dengan energi yang cerahkan dunia,
matahari.......

Jumat, 04 Juli 2008

ranting kecil 2

angin berhembus menambah dingin
rasa kulit si ranting,

ranting kecil

ranting masih berdiri di ujung dahan
tetes tetes embunmasih menyelimuti tubuhnya