Tampilkan postingan dengan label onak dan duri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label onak dan duri. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Februari 2012

Bukan Rahasia, Bukan Prasasti

Judul dan entri-entri dalam blog ini lahir dari segumpal hati dan sebongkah otak yang diciptakan Allah, bukan sebagai prasasti sepenggal cerita dalam hidup.
Blog ini bukan sebuah rahasia atau membuka rahasia. Siapapun boleh membacanya, memberi komentar dan input yang akan dapat memperamai dunia blogger. Blog ini tidak didedikasikan untuk siapapun. Adapun judul dan tema entri blog ini, karena memang aku menyukai kata itu karena bisa kumaknai sesuai dengan karakter pemilik blog, bukan karena siapapun dan apapun.
Blog ini dibuat untuk melihat perkembangan ranting. Yang berharap bermetamorfosis pada sebuah nilai seni yang dipandang indah bagai sebuah perhiasan.
Seperti yang terlihat dalam blog ini, proses itu terjadi. Ranting kecil berhasil melepaskan onak dan duri, bertahan dari badai dan hujan mendera. Ranting tetap berdiri dengan akar yang kuat. Ranting itu tetap kokoh bertumbuh meski tanpa daun dan bulan. Karena ranting hidup adalah anugerah Sang Maha Indah, yang akan selalu memperindah alam Nya dan hidup setiap makhluq Nya.
Terimakasih untuk teman-teman yang telah memberikan inspirasi, motivasi maupun donor ide-idenya untuk blog ini.

Senin, 30 Januari 2012

Januari 2012

Januari tahun ini akan berlalu. Esok mentari februari bersinar. Ada satu hari untukku dalam bulan januari ini, saat doa teman dan keluarga mengalir untukku.
26 januari 2012, saat itu,
Miranda S Goeltom, pejabat Gubernur Bank BI wanita, dinyatakan sebagai tersangka oleh KPK tersangkut kasus cek pelawat dalam masalah pemilihan gubernur BI tahun 2008. Uhh...kok bicara politik seh. Pagi-pagi sekali ibu telepon demi seuntai doa untuk anaknya, dan... menanyakan 'proposal' yang diajukan kakak. Sedih, bingung, dan kesal, campur dech. Jadi kuputuskan membicarakannya saat bertemu ibu.
Lebih pagi lagi, setelah shalat malam, ku mendapat hadiah terindah dari yang Maha Indah, yang selalu memberi kasih karena Dia Maha Kasih Sayang. Saat membuka kitab suciku, ayat pertama yang dibaca adalah Al baqoroh ayat 45,

وَاسْتَعِينُواْ بِالصَّبْرِ وَالصَّلاَةِ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلاَّ عَلَى الْخَاشِعِينَ

( "Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (dengan mengerjakan) shalat. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu`.")

Terimakasih Allah, Alhamdulillah, Engkau selalu memberiku jawaban atas semua keresahanku. Saat orang lain memojokkanku, Engkau yang mendukungku.
Allah, Engkaulah Tuhanku satu-satunya, yang selalu menerima keluh kesah hambamu, tanpa memandang apapun. Engkau menolong semua umat yang telah Kau limpahkau karunia, dan aku percaya Engkau akan selalu menjagaku.
Ampuni aku, karena kelalaian dan hilaf yang selalu berkunjung dalam hari-hariku, dan Kau tak membiarkannya. Ayat itu telah mengingatkanku bahwa yang bertindak di dunia ini adalah Dirimu. Kesombongan hanya Engkau yang berhak memilikinya, maka jauhkanlah aku dari segala penyakit hati, hilangkanlah segala macam penyakit berat yang ada dalam tubuh ini.

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَامُحَمَّدٍ طِبِّ اْلقُلُوْبِ وَدَوَاءِهَا وَعَافِيَةِ اْلاَبْدَانِ وَشِفَاءِهَا وَنُوْرِاْلاَبْصَارِ وَضِيَاءِهَا وَقُوْتِ اْلاَجْسَادِوَاْلاَرْوَاحِ وَغِدَاءِهَا وَعَلٰى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ

("Ya Allah, anugerahkanlah shalawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yaitu kesucian hati dan penyembuhnya. Kesehatan badan dan kesembuhannya. Cahaya pengelihatan serta sinarnya, penjamin jasmani dan rohani akan kebutuhannya. Anugerahkanlah pula kepada keluarga dan para sahabatnya serta berikanlah pula keselamatan.")

Jumat, 21 Oktober 2011

The Miracle of Love

Apa cinta itu sebegitu naifnya
Apa cinta itu sebegitu butanya
Apa cinta itu sebegitu tulusnya
Apa cinta itu sebegitu indahnya
Apa cinta itu sebegitu nikmatnya
Hingga saat cinta menyapa,
tak ada rupa,
tak ada harta,
tak ada tahta, bahkan status,
yang dapat merintangi

Tapi cinta memang naif
hingga sering menuntut kesempurnaan
Cinta memang buta
hingga sering dipersalahkan
Cinta memang tulus
hingga pecinta rela melakukan apapun untuk yang dicinta
dan mungkin cinta memang indah, karena cinta merubah batu menjadi intan

Selasa, 30 Agustus 2011

Ramadlan dan Syawal 1432 H

Malam idul fitri 1432 H
Tahun ini, ramadlan datang tepat tanggal 1 agustus, sehingga 17 ramadlan pun tepat tanggal 17 agustus yang artinya hari kemerdekaan tahun ini diperingati bersama dengan peringatan nuzulul Qur an. Dan menurut sejarah, saat proklamasi kemerdekaan 1945 dulu, juga bertepatan 17 ramadlan. Semoga dipilihnya tanggal dan hari proklamasi bertepatan dengan peringatan Nuzulul Qur an, Indonesia mendapat keberkahan dari turunnya Kalam Ilahi.
Kemudian, malam ini, malam kemenangan umat Islam setelah berpuasa genap 30 hari, yaitu malam takbir Iedul Fitri. Tertanggal 30 agustus adalah hari raya idul fitri, tetapi ternyata, setelah proses ru'yah tidak berhasil melihat hilal, Kemenag dan Majelis Ulama yang mengadakan sidang itsbat, memutuskan Idul Fitri jatuh pada tanggal 31 agustus.
Bagaimanapun dan dimanapun, yang namanya sidang, selalu ada silang pendapat, jadi menurut saya tidak lah perlu mempermasalahkan mana yang benar dan salah. Mereka telah melakukan metode yang menurut mereka pas untuk menentukan awal bulan, jadi kalau kita mengamini salah satu atau beberapa ulama, tidak perlu lagi menyalahkan yang berbeda dengan kita.
Sudahlah, jangan berlama-lama membahas silang pendapat. Sekarang kita tengok uvoria rakyat menyambut hari raya Idul Fitri. Oleh karena kalender yang beredar mencantumkan keterangan tanggal 30 agustus dengan tinta merahnya adalah idul fitri, maka beberapa masyarakat Islam (beberapa mengetahui kemungkinan penggenapan puasa dari media, sehingga persiapan idul fitri tidak dimaksimalkan) mempersiapkan hidangan untuk hari raya. Nah, karena idul fitri jatuh keesokan harinya, sedangkan hidangan sudah siap, maka hidangan tersebut dimakan untuk sahur lagi, lalu bagaimana hidangan untuk hari raya nya?.
Bagi mereka yang memiliki kelebihan, bisa membuatnya lagi, tapi bagi yang berkecukupan, cukup menghangatkan kembali hidangan yang sudah disiapkan.
'Kebingungan' rakyat saat itu diwarnai dengan 'guyon politik' yang beredar tentang hari raya ied fitri,
'jika presidennya JK, ied fitri jatuh pada hari selasa, karna LEBIH CEPAT LEBIH BAIK, oleh karena presidennya SBY, maka LANJUTKAN puasanya hingga selasa, kalau Gusdur yang jadi presiden, mau lebaran selasa atau rabu semuanya SAH-SAH SAJA, GITU AJA KOK REPOT. :-)
Lalu kalau yang jadi presiden seorang ibu rumah tangga yang sudah terlanjur masak hidangan lebaran akan seperti apa ya ?

Itulah beberapa hal yang terjadi saat ramadlan 1432 H. Cukup berwarna.

Selasa, 26 April 2011

Ajang

Perempuan adalah makhluk yang begitu sensitif,menurutku. Hatinya yg peka menjadikan ia lebih reaktif terhadap suatu peristiwa. Reaksinya ini beragam, sesuai dengan watak perseorangannya,dan sebagian besar perempuan menuliskannya dalam sebuah buku harian,atau lazim dipanggil diary.
Salah satunya aku. Aku pun sering menuliskan apa yang aku alami atau suasana hatiku saat itu dalam sebuah buku, awalnya semua lancar. Meskipun aku tahu mungkin ibuku atau keluargaku yang lain pernah membaca isinya diam-diam tapi bukan masalah bagiku.
Sampai suatu saat,ketika aku tinggal d luar rumah ( aku dikirim ke penjara suci,begitu nama aliasnya ), aku menyimpan buku itu teledor,biasanya kusembunyikan, tapi suatu hari kusimpan di rak yang sama dengan buku-buku lain. Saat musim mudik, seorang atau bahkan lebih, penasaran masuk ke kamarku. Diantara orang-orang itu mungkin paham dengan deretan judul-judul buku di raknya bisa menebak siapa pemiliknya.
Diary ku itu hard covernya lucu, dengan warna dasar belang putih biru muda, dipadu gambar animasi lucu, menarik mata orang tertuju padanya. Dan terjadilah peristiwa itu,begitu my friend membukanya,dia kaget, ada sebuah nama yang begitu familiar tertulis disitu. Satu tahun lebih kecelakaan itu aman,tanpa diketahui sang pemilik buku,yaitu aku.
Sampai suatu hari sebuah insiden terjadi, terbukalah semua,dan akar masalahnya dari buku diaryku yang dibaca teman.
Marah, sedih, kuessel banget sama temanku itu. Aku minta penjelasannya, dia minta maaf,dan menyarankan kalau sebuah rahasia itu jangan ditulis atau diceritakan dimanapun. Rahasia itu tetap dalam hati sendiri. Huffh...aku jadi korban dan aku masih disalahkan juga. Tapi semua sudah selesai, telah menjadi masa lalu, menjadi pengingat untukku, jangan curhat di diary, apalagi kalau itu sebuah rahasia.
Fenomena sekarang ini malah curhat dimana-mana. Facebook, twitter, bloger, dan jejaring sosial lain menyediakan tempat untuk menumpahkan isi hati dan isi otak. Jadi,,,curhat sekarang tidak lagi di diary tapi di dunia maya. Buatku curhatku untuk sebuah rahasiaku adalah Tuhanku..Engkau Ya Allah..Engkaulah yang mengetahui isi otak dan isi hatiku.

Kamis, 03 Maret 2011

Jalan-jalan

Seorang kaya,memiliki segalanya. Apapun yang diinginkan selalu dapat diwujudkan. Sandang,papan,pangan hingga perlengkapan yang serba bagus dan unik serta antik dari kualitas nomer satu dengan merk yg ternama,bisa dia penuhi. Jalan-jalan keliling ke tempat-tempat indah dunia,dia lakukan sudah 7putaran. Hampir tak ada tempat indah yang belum dikunjungi. Dia berpikir,kemana lagi harus berkunjung untuk sekedar merehatkan otot,memanjakan mata atau menghirup oksigen murni kualitas nomor satu?
Suatu hari dia mengikuti pengajian. Sang kyai sedang mengkaji kitab Daqoiqul Akhbar (karya Imam Syekh AbdurRahman bin Ahmad AlQodli),bab surga. Si orang kaya tertarik sekali dengan cerita itu,akhirnya dia putuskan membeli buku tentang surga.
Dari yang dibacanya,diperoleh kesimpulan bahwa jalan nenuju surga adalah dengan beramal sholeh,perbanyak sodaqoh dan segala macam kebaikan dalam konteks hubungan vertikal (keTuhanan) maupun horizontal (kemanusiaan dan lingkungannya). Saking penasarannya dengan surga,diapun mendatangi tempat-tempat yang disebut-sebut surga dunia. Tapi semuanya pernah dia datangi,dan bukan surga yang digambarkan pak kyai.
Suatu hari dia kembali ke pengajiannya. Karena dia orang sibuk,kehadirannya dalam pengajian tidak rutin,jadi dia melewatkan beberapa bab dalam kitab tersebut. Dan pak Kyai sudah sampai pada bab bidadari,si orang kaya semakin menggebu dengan surga dan kenikmatannya.
"Kau tahu jalan cepat ke surga?" tanya orang kaya pada sekretarisnya.
"Beramal baik,maka jika mati,bisa langsung ke surga Pak."
Setelah meninggalkan beberapa surat wasiat,si orang kaya bersiap menuju surga.
"Surga...I'm coming..." si orang kaya memilih sungai untuk menuju surga,siapa tahu sampai di mata air surga,dan disambut bidadari,pikirnya.
Dan,sampailah si orang kaya dalam tempat gelap, setelah bertemu malaikat yang cukup kejam (sempat beberapa kali malaikat itu membuat tubuhnya hancur),dia termenung,
"Loh...katanya kalau berbuat baik pada 4llah dan makhlukNya,bakal masuk surga setelah mati,kok ini aku ketemu malaikat dan diremuk-remukin,terus utuh lagi,ga juga nyampe surga. Malaikat,mana surganya? Aku dah nggak sabar pengen ngelihat,jalan-jalan dan ketemu bidadari nih"
"Tunggu saja sampai hari kiamat" jawab Malaikat
"Terus ini tempat apa?"
"Ini terminalnya surga...kuburan" jawab malaikat yang satunya
"Berapa lama jemputan datang?"
"Tidak tahu,hanya Tuhan yang tahu,bisa besok,setahun,sepuluh tahun,sejuta tahun...tidak ada yang tahu."urai malaikat
Si orang kaya terpekur sendiri dalam remang cahaya kebaikannya di dalam kuburan,menunggu jemputan ke surga yang tak kunjung datang.

Jumat, 26 November 2010

Don't Care

Maka aku akan kembali bersikap tak peduli,
menyatu dalam semilir hembusan angin,
menangkap desahan pohon-pohon padi,
menikmati gunung yang terbingkai dalam jendela kantorku...
:-) ;-) ...peace...

Jumat, 30 Oktober 2009

MENCONTEK???..Owh No..

Budaya mencontek di kalangan pelajar sudah sangat menghawatirkan bagi nasib tunas bangsa ini. mencontek membuat siswa tidak mau berpikir dan belajar. Pengawas atau guru yang di depan tidak lagi digubris oleh mereka. Ketika ulangan ataupun ujian, mereka mencontek dengan berbagai cara, membuka buku langsung, mencatat di meja, membuat catatan kecil, mencatat pada alat-alat tulis dan kelengkapan ujian atau apapun. jika ketahuan, mereka hanya tersenyum, bahkan ada yang menantang guru. Sudah separah itukah budi pekerti siswa sekarang?...bahaya mencontek bukan hanya membohongi diri sendiri atas kemampuan yang dimiliki, tapi juga bisa berlanjut pada penipuan, membodohi bangsa ini, karena tidak ada lagi siswa (yang merupakan tunas bangsa) mengingat ilmu-ilmu yang diperolehnya, tetapi bergantung pada buku, bergantung pada orang lain.

Selasa, 01 September 2009

Bulan Ramadlan Penuh Rahmah

Sampai juga usiaku di bulan Ramadlan tahun ini
Rahmah Tuhan turun di bulan suci itu
waktu yang begitu sakral bagi umat Islam
Dalam Kekhusukkan beribadah
ada saja yang memancing emosi bangsaku
negaraku Indonesia
dihinakan oleh tetangga
yang katanya negeri Jiran
dengan undang undangnya yang mengusung Syariah Islam
Harusnya saling menghormati tetangga,
saling menjaga perdamaian,
Islam tak pernah mengatur umatnya untuk merampok,
Tapi mereka menginjak-injak Indonesia,
merampas kedaulatan yang telah dibayar dengan darah dan air mata

Jumat, 20 Maret 2009

Pendidikan Negriku

Kurikulum Sekolah
Sekolah apapun juga tetap mempunyai kurikulum yang harus diberikan pada anak dan harus dikantongi anak setelah lulus ekolah nanti. Kurikulum dibuat oleh para Bapak-Bapak dan Ibu-ibu terhormat yang duduk di meja Dinas pendidikan beserta wakil rakyat. Kurikulum dibuat agar pelajar
Indonesia menjadi anak-anak yang menguasai semua aspek keilmuan, tidak ketinggalan jaman dan lain-lain. Mereka sudah capek-capek berpikir membuat kurikulum agar sesuai dengan perkembangan dunia dan menginginkan mudah diterima oleh anak-anak. Oleh karena itu semua unsur pendidikan harus mentatati dan melaksanakan kurikulum yang sudah dibuat. Dunia pendidikan Indonesia masih bingung untuk menentukan kurikulum, faktanya usia kurikulum sekolah yang ditetapkan tidak berlangsung lama, kurikulum lama yang baru berumur beberapa tahun akan digantikan dengan kurikulum yang baru, yang katanya untuk kemajuan dunia pendidikan. Suatu pertemuan bidang pendidikan tingkat dunia yang saat itu membahas tentang pendidikan negara-negara berkembang, negara maju menyebut sistem pendidikan negara berkembang adalah sistem ANIMAL's SCHOOL. Saat itu seorang dosen ITB jurusan Fisika yang menjadi juri Olimpiade Sains Dunia menjadi utusan Indonesia dalam pertemuan itu mersa sangat tersinggung, tetapi juga membenarkan ungkapan tersebut. "Mau protes pun tak mungkin, karena memang itulah yang terjadi " Animal's School adalah sekolah dimana berbagai spesies hewan berkumpul untuk belajar. Seekor burung mengatakan bahwa kurikulum yang baik untuk hewan adalah pelajaran terbang, agar semua hewan dapat melihat dunia, seekor ikan mengatakan bahwa semua hewan harus dapat pelajaran berenang agar dapat mengetahui dunia bawah laut yang indah, seekor katak mengatakan bahwa hewan harus dapat meloncat yang tinggi untuk dapat melihat dunia, dan seekor kuda mengatakan bahwa semua hewan harus dapat pelajaran lari untuk dapat mempertahankan hidupnya.
Karena tidak ada yang sepakat maka hewan-hewan pergi ke populasinya masing-masing. Bubarlah sekolah itu.

Dengan kasus yang sama negara Indonesia belum memiliki kurikulum baku yang dapat diterima anak-anaknya. Yang ada anak - anak kebingungan dengan berbagai sistem kurikulum. Tapi setahu saya siswa yang penting menerima pelajaran, tidak mengerti tentang kurikulumnya.

Metode Pengajaran
Satu lagi yang membuat pendidikan
Indonesia semakin kaku, yaitu metode pengajaran. Dalam pendidikan ada metode-metode pengajaran yang kaku, walaupun ada juga metode yang membuat siswa enjoy, tapi kembali pada fasilitas... kebanyakan sekolah hanya memiliki ruang kelas dan lapangan untuk upacara bendera. sedikit sekali sekolah yang memiliki ruang belajar anak dimana anak dapat mengembangkan otak kanan dan otak kiri dalam mencerna pelajarannya. Jadi untuk guru-guru yang kehabisan ide, akan selalu belajar di dalam kelas dengan buku dan papan tulisnya.

Untuk Bapak dan Ibu guru yang terhormat....
Cobalah bawa siswa-siswa anda keluar kelas, duduk di atas empuknya rumput atau di bawah kenyamanan pohon rindang, walaupun hanya untuk mendengar semilir angin, atau mendengar cerita anda,
Bawalah siswa anda mengenal alam atau lingkungan sekitarnya sesuai dengan bidang ilmu yang anda sampaikan,
Metode pengajaran untuk mengejar kurikulum tidak harus dengan kekauan dan kejenuhan.
Di dalam kelas pun dapat belajar tanpa harus menyelesaikan materi selama jam pelajaran, kenalkan siswa dalam kehidupan luar yang penuh warna, menghilangkan sejenak rasa jenuh dan ngantuk yang mendera.

Dengan tidak mengurangi rasa hormat saya pada Guru Indonesia, Pengambil kebijakan dan Wakil Rakyat yang telah memperjuangkan dunia pendidikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa ini, saya menuliskan isi otak ini yang juga untuk mengingatkan diri, agar lebih dapat mengenal pribadi anak didik, mengenal kemampuan dan keinginan anak didik.
Terimakasih.

Sabtu, 23 Agustus 2008

Pendidikan masih mahal

Tahun 2008, teknologi menjamur di semua bidang. Mulai teknologi sampah sampai teknologi yang menghasilkan sampah begitu banyak. Semua itu berkat perkembangan dunia ilmu pengetahuan. Kenyataannya ilmu pengetahuan masih harus dicari dan diperoleh dari sistem pendidikan yang namanya sekolah, kursus, kuliah atau apapun namanya yang mengatasnamakan pendidikan. Nah...pendidikan inilah yang ternyata masih banyak memerlukan biaya. Negeri kita ini telah 63 tahun merdeka, tapi rakyat masih kesulitan mendapatkan pendidikan yang layak,'jangankan buat sekolah, buat mempertahankan hidup saja sulit...' kalimat itu banyak terlontar dari keluarga-keluarga yang mengaku kekurangan dalam kehidupannya.
Di sebuah kabupaten di pantura Jawa Barat, di sebuah sekolah yang rata-rata ekonomi keluarga siswanya fluktuatif ( maklum pantura, pencaharian penduduk sesuai dengan kondisi alam), banyak diantara siswa yang selama tiga tahun tidak pernah membayar biaya sekolah sama sekali, dengan alasan kesulitan membayar. Sekolah itu memang memberikan kebijaksanaan bagi siswa yang kurang mampu, membebaskan biaya jika siswa berprestasi dan bagi yang tidak mendapat beasiswa, bisa menyicilnya di akhir tahun. Tapi bagaimana sekolah tersebut dapat beroperasi....???... Bagaimana operasional pendidikan yang harus berjalan setiap hari agar pendidikan anak-anak bangsa tidak terganggu...??... Bantuan pemerintah memang ada. Tapi jelas selalu terlambat dan terhambat.
Di kota lain, yang lebih maju tingkat pendidikannya, pendidikan begitu diperlukan oleh masyarakatnya. Biaya mahal, hanya sebagian kecil masalah. Bisa di usahakan. Karena kebutuhan pendidikan itu, sekolah-sekolah di daerah tersebut memasang tarif yang begitu tinggi. Terutama tingkat lanjutan atas (SLTA/sederajat) yang memang bukan pendidikan wajib bagi masyarakat Indonesia. Bagi yang ingin melanjutkan ke tingkat SLTA/sederajat harus berani membayar uang pertama minimal 1 juta rupiah. Itu untuk sekolah yang bukan termasuk sekolah favorit. Coba sekolah favorit,...bisa lebih dari 5 jutaan..!!..
Itulah mengapa saya mengatakan pendidikan masih mahal. Tahun 2000 dan sebelumnya, saat saya masih sekolah, pendidikan masih bisa dijangkau oleh masyarakat menengah. Tidak ada biaya sekolah yang lebih dari 1 juta. Sekarang, katanya pendidikan adalah prioritas utama, tapi masih banyak biaya yang dibebankan didalamnya.