Kurikulum Sekolah
Sekolah apapun juga tetap mempunyai kurikulum yang harus diberikan pada anak dan harus dikantongi anak setelah lulus ekolah nanti. Kurikulum dibuat oleh para Bapak-Bapak dan Ibu-ibu terhormat yang duduk di meja Dinas pendidikan beserta wakil rakyat. Kurikulum dibuat agar pelajar
Karena tidak ada yang sepakat maka hewan-hewan pergi ke populasinya masing-masing. Bubarlah sekolah itu.
Dengan kasus yang sama negara Indonesia belum memiliki kurikulum baku yang dapat diterima anak-anaknya. Yang ada anak - anak kebingungan dengan berbagai sistem kurikulum. Tapi setahu saya siswa yang penting menerima pelajaran, tidak mengerti tentang kurikulumnya.
Metode Pengajaran
Satu lagi yang membuat pendidikan
Untuk Bapak dan Ibu guru yang terhormat....
Cobalah bawa siswa-siswa anda keluar kelas, duduk di atas empuknya rumput atau di bawah kenyamanan pohon rindang, walaupun hanya untuk mendengar semilir angin, atau mendengar cerita anda,
Bawalah siswa anda mengenal alam atau lingkungan sekitarnya sesuai dengan bidang ilmu yang anda sampaikan,
Metode pengajaran untuk mengejar kurikulum tidak harus dengan kekauan dan kejenuhan.
Di dalam kelas pun dapat belajar tanpa harus menyelesaikan materi selama jam pelajaran, kenalkan siswa dalam kehidupan luar yang penuh warna, menghilangkan sejenak rasa jenuh dan ngantuk yang mendera.
Dengan tidak mengurangi rasa hormat saya pada Guru Indonesia, Pengambil kebijakan dan Wakil Rakyat yang telah memperjuangkan dunia pendidikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa ini, saya menuliskan isi otak ini yang juga untuk mengingatkan diri, agar lebih dapat mengenal pribadi anak didik, mengenal kemampuan dan keinginan anak didik.
Terimakasih.