Rabu, 06 Mei 2009

Mata Lelah Karena Komputer ??? Coba Terapi Yoga ini ...

Olahraga yoga yang aslinya berasal dari India ini memang tengah menjadi tren.
Apalagi karena yoga juga disebut-sebut sebagai ‘pengendali’ stres. Tak heran bila banyak penduduk kota kosmopolitan ini yang tertarik.
Kata yoga berasal dari bahasa Sansekerta, yang artinya penyatuan tubuh, pikiran dan pernafasan. Inti latihannya memang lebih menekankan pada stretching dan pernapasan. Hasilnya? Mereka yang telah melakukan yoga mengakui tubuh mereka menjadi lebih lentur, ditambah pikiran menjadi tambah jernih dan tenang.
Yang menarik, ternyata yoga juga memiliki latihan khusus untuk mata lelah akibat banyak menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer. Mata lelah ini diakui para ahli bisa mengganggu penglihatan. Tapi gejala yang disebut computer-vision syndrome ini bisa diatasi dengan latihan yoga untuk mata, caranya :
Ambil posisi tegak sambil bersandar pada kursi kedipkan mata dengan cepat sebanyak 50 kali. Lakukanlah setiap jam, dan usahakan kedipan Anda meningkat menjadi 100 kali. Akhiri latihan dengan menutup mata, sambil tarik nafas dalam-dalam sampai otot-otot.
Bagaimana, cukup mudah? Anda paling tidak hanya membutuhkan 5 menit untuk melakukannya. Setelah itu…siap kembali bekerja dan mata Anda pun tetap terjaga kesehatan dan kecantikannya. Selamat mencoba!
Sumber ; SehatBugar.info

Selasa, 28 April 2009

Tips Membuat Sabun Cuci

Bahan-bahan yang diperlukan dalam membuat sabun cuci :

- Larutan kaustik soda 100 cc (natronloog berkadar 38 Be)
- Minyak kelapa 300 cc
- Minyak serai 25 cc
- Bahan warna secukupnya

Proses Pembuatan Sabun Cuci Gosok

1. Pewarna dicampur natronloog hingga rata.

2. Tuangkan minyak kelapa sedikit demi sedikit ke dalam campuran tadi sambil diaduk terus menerus. Pengadukkan jangan sampai berhenti sebelum percampuran menjadi kental. Agar sabun deterjen, produk sabun, produk sabun cuci yang dihasilkan berkualitas juga.

3. Kemudian campurankan minyak serai sambil diaduk-aduk.

4. Dalam keaadan kental campuran tersebut dituangkan ke dalam cetakkan sesuai keinginan.

5. Setelah dicetak selama 12 jam, sabun menjadi beku, bukalah cetakkan tersebut, dan keluarkan sabun tersebut dari dalam cetakkan. Sabun siap dikemas dan dipasarkan. Produk sabun, sabun deterjen, sabun cuci piring dan jenis sabun lainnya siap dibeli konsumen.

www.klipingku.com

Jumat, 20 Maret 2009

Pendidikan Negriku

Kurikulum Sekolah
Sekolah apapun juga tetap mempunyai kurikulum yang harus diberikan pada anak dan harus dikantongi anak setelah lulus ekolah nanti. Kurikulum dibuat oleh para Bapak-Bapak dan Ibu-ibu terhormat yang duduk di meja Dinas pendidikan beserta wakil rakyat. Kurikulum dibuat agar pelajar
Indonesia menjadi anak-anak yang menguasai semua aspek keilmuan, tidak ketinggalan jaman dan lain-lain. Mereka sudah capek-capek berpikir membuat kurikulum agar sesuai dengan perkembangan dunia dan menginginkan mudah diterima oleh anak-anak. Oleh karena itu semua unsur pendidikan harus mentatati dan melaksanakan kurikulum yang sudah dibuat. Dunia pendidikan Indonesia masih bingung untuk menentukan kurikulum, faktanya usia kurikulum sekolah yang ditetapkan tidak berlangsung lama, kurikulum lama yang baru berumur beberapa tahun akan digantikan dengan kurikulum yang baru, yang katanya untuk kemajuan dunia pendidikan. Suatu pertemuan bidang pendidikan tingkat dunia yang saat itu membahas tentang pendidikan negara-negara berkembang, negara maju menyebut sistem pendidikan negara berkembang adalah sistem ANIMAL's SCHOOL. Saat itu seorang dosen ITB jurusan Fisika yang menjadi juri Olimpiade Sains Dunia menjadi utusan Indonesia dalam pertemuan itu mersa sangat tersinggung, tetapi juga membenarkan ungkapan tersebut. "Mau protes pun tak mungkin, karena memang itulah yang terjadi " Animal's School adalah sekolah dimana berbagai spesies hewan berkumpul untuk belajar. Seekor burung mengatakan bahwa kurikulum yang baik untuk hewan adalah pelajaran terbang, agar semua hewan dapat melihat dunia, seekor ikan mengatakan bahwa semua hewan harus dapat pelajaran berenang agar dapat mengetahui dunia bawah laut yang indah, seekor katak mengatakan bahwa hewan harus dapat meloncat yang tinggi untuk dapat melihat dunia, dan seekor kuda mengatakan bahwa semua hewan harus dapat pelajaran lari untuk dapat mempertahankan hidupnya.
Karena tidak ada yang sepakat maka hewan-hewan pergi ke populasinya masing-masing. Bubarlah sekolah itu.

Dengan kasus yang sama negara Indonesia belum memiliki kurikulum baku yang dapat diterima anak-anaknya. Yang ada anak - anak kebingungan dengan berbagai sistem kurikulum. Tapi setahu saya siswa yang penting menerima pelajaran, tidak mengerti tentang kurikulumnya.

Metode Pengajaran
Satu lagi yang membuat pendidikan
Indonesia semakin kaku, yaitu metode pengajaran. Dalam pendidikan ada metode-metode pengajaran yang kaku, walaupun ada juga metode yang membuat siswa enjoy, tapi kembali pada fasilitas... kebanyakan sekolah hanya memiliki ruang kelas dan lapangan untuk upacara bendera. sedikit sekali sekolah yang memiliki ruang belajar anak dimana anak dapat mengembangkan otak kanan dan otak kiri dalam mencerna pelajarannya. Jadi untuk guru-guru yang kehabisan ide, akan selalu belajar di dalam kelas dengan buku dan papan tulisnya.

Untuk Bapak dan Ibu guru yang terhormat....
Cobalah bawa siswa-siswa anda keluar kelas, duduk di atas empuknya rumput atau di bawah kenyamanan pohon rindang, walaupun hanya untuk mendengar semilir angin, atau mendengar cerita anda,
Bawalah siswa anda mengenal alam atau lingkungan sekitarnya sesuai dengan bidang ilmu yang anda sampaikan,
Metode pengajaran untuk mengejar kurikulum tidak harus dengan kekauan dan kejenuhan.
Di dalam kelas pun dapat belajar tanpa harus menyelesaikan materi selama jam pelajaran, kenalkan siswa dalam kehidupan luar yang penuh warna, menghilangkan sejenak rasa jenuh dan ngantuk yang mendera.

Dengan tidak mengurangi rasa hormat saya pada Guru Indonesia, Pengambil kebijakan dan Wakil Rakyat yang telah memperjuangkan dunia pendidikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa ini, saya menuliskan isi otak ini yang juga untuk mengingatkan diri, agar lebih dapat mengenal pribadi anak didik, mengenal kemampuan dan keinginan anak didik.
Terimakasih.

Kamis, 29 Januari 2009

So Tired

Terpuruk
satu kata yang begitu menyedihkan
karena harapan yang masih menggantung
hati dan pikiran pun berkelana
gundah gulana
resah gelisah
karena asa yang tak begitu nyata

Terburuk
pernah kualami lembaran-lembaran terburuk
hidupku
bukan sekali maupun dua
berulng kali
tapi selalu saja sama terasa di hati
so tired
so sad

Puanasss

Wow...
Phfuh...!
Rupanya ranting kecil pun bisa kepanasan
Tentu saja
Karena dia belum memiliki daun hijau
yang bisa meyerap sinar matahari
untuk membuat makanannya
Dia berlindung diantara dedaunan pohon
tempat dia bernaung
Tetap saja terasa panas
Panas matahari itu menguapkan
titik-titik air dari pori-pori ranting kecil
Hingga kulitnya menjadi kering dan
keriput

Menggapai Matahari

"Pagi masih buta, aku belum bisa
melihat matahari.
Matahari ...
dari mataku kau sungguh perkasa
sungguh indah
begitu cemerlang
sinarmu menghangatkan seluruh makhluk
di muka bumi
Matahari ...
apa sih yang membuatmu begitu terang ?
aku ingin menggapai dirimu
kenapa kau begitu jauh?
Bisakah sepotong ranting kecil seperti aku
menggapai matahari
dan menebarkan keindahan di alam ini?"

Darimu

Ranting kecil
satu pemaknaan terindah
terhadap sebuah nama
Ranting kecil
sering dihadirkan dengan sepotong
bulan berbentuk sabit
Ranting kecil
yang menggambarkan sebuah kesendirian,
kerapuhan, atau kesemarakkan...
Ranting kecil
bisa menjadi penghias di sudut rumah
menebar keindahan
Ranting kecil
bisa menjadi duri dalam jalan
yang kelam
Ranting kecil
menyimpan berbagai misteri
Pemaknaan darimu
tetap menjadi satu terindah
darimu.....untukku